Sign In


Pilih Bahasa

Gratis...! Primbon Jodoh

Sabtu, 25 Juni 2011

Teknik Pengambilan Gambar

Seni Cahaya
I. Fotografi boleh didefinasikan sebagai satu proses rakaman cahaya.Kualiti sesuatu gambar itu bergantung kepada ketelitian kita dalam memilih cahaya yang baik.
II. Banyak jenis cahaya yang boleh diperolehi dari matahari,tetapi kadangkala kita terpaksa menunggu untuk mendapatkan satu cahaya yang berkualiti untuk gambar kita.
Potret dibawah sinaran matahari
(a) Kekuatan cahaya
Read More : Teknik Pengambilan Gambar

Memilih Lensa yng Sesuai


“Apakah lensa yang terbaik patut sa ya beli?” – Ini adalah salah satu soalan yang paling banyak saya terima. Susah sebenarnya untuk menjawab soalan ini dengan tepat. Lensa yang terbaik untuk anda bergantung kepada bajet dan keperluan fotografi anda. Terdapat berpuluh jenis lensa di pasaran bagi setiap jenama. Setiap satunya mempunyai fungsi yang tersendiri.
Untuk mengetahui apakah lensa yang patut anda beli, pertama sekali anda perlu tahu, subjek apakah yang paling banyak anda rakam. Adakah anda banyak merakam foto pemandangan atau potret atau aksi sukan dan sebagainya.
Berikut ini saya senaraikan beberapa jenis lensa (mengikut focal length berdasarkan crop factor 1.5X) berdasarkan kesesuaian merakam subjek tertentu.
1. Lensa sekitar 12mm–18mm sesuai untuk merakam gambar landscape atau architechture
2. Lensa sekitar 50mm–80mm sesuai untuk merakam gambar potret
3. Lensa macro sekitar 60mm-105mm sesuai untuk merakam gambar bunga atau serangga dari jarak dekat
4. Lensa sekitar 200–400mm sesuai untuk merakam foto sukan atau hidupan liar
Selain dari itu, anda perlu tetapkan berapakah bajet anda untuk membeli lensa yang anda perlukan. Jika ditanya apakah lensa apakah yang terbaik untuk dibeli,
Read More : Memilih Lensa yng Sesuai

Mode Metering PadaSetting Kamera


Banyak dari kita yang masih belum mantap dalam memilih mode metering yang digunakannya saat memotret. Padahal mode metering adalah fitur standar kamera digital, bahkan hingga kamera ponsel modern pun kini sudah menyediakan fitur ini. Kali ini saya coba membuat tulisan soal tips memilih mode metering yang tepat, dengan harapan kita bisa mendapat foto dengan eksposure yang baik di setiap kondisi pencahayaan.
Fotografi adalah bermain dengan cahaya, dimana kendali akan cahaya ditentukan dari tiga komponen eksposure yaitu shutter, aperture dan ISO. Dalam menentukan nilai eksposure ini, kamera mengukur intensitas cahaya yang masuk melalui lensa dan proses ini dinamakan dengan istilah metering. Pada prinsipnya kamera akan berupaya menjaga eksposure yang pas dimana foto yang dihasilkan memiliki area gelap (shadow), area tengah/grey (midtone) dan area terang (highlight) yang berimbang. Tidak seperti mata manusia, sensor pada kamera digital (atau film pada kamera analog) punya rentang sensitivitas terhadap cahaya yang tidak terlalu lebar sehingga ada saja kasus dimana kamera gagal mereproduksi kondisi aktual di lapangan dalam sebuah foto. Contoh yang paling mudah ditemui adalah terjadinya highlight clipping atau area terang yang detailnya sudah hilang dan ini sering dijumpai pada foto dengan kontras tinggi. Sebaliknya, sebuah foto bisa dikatakan tidak tepat eksposurenya bila banyak area shadow yang terlalu gelap sehingga bisa dibilang under-eksposure.
Pilihan mode metering disediakan untuk mengakomodir berbagai kondisi pemotretan yang pasti punya banyak variasi pencahayaan, mulai dari siang terik, kontras tinggi hingga tempat yang kurang cahaya. Pilihan mode yang umum dijumpai pada kebanyakan kamera digital yaitu :
Read More : Mode Metering PadaSetting Kamera

Nilai ISO mempengaruhi speed

Add caption
Sebagai pembuka, bolehlah sekedar mengingat kembali bahwa dasar fotografi adalah bermain dengan cahaya, dimana banyak sedikitnya cahaya yang ditangkap oleh kamera dipengaruhi oleh berapa kecepatan shutter dan besarnya bukaan diafragma. Dalam era fotografi film dikenal dengan nilai ASA pada film yang menandakan sensitivitas film tersebut terhadap cahaya. Istilah ISO pada fotografi digital (mengacu pada standar ISO 12232) pun ekuivalen seperti ASA untuk film, dimana dalam hal ini ISO menyatakan nilai sensitivitas sensor pada kamera digital.
Sensor, baik CCD maupun CMOS, adalah komponen utama dari sebuah kamera digital, yaitu berupa sekeping cip silikon yang tersusun atas jutaan piksel yang peka cahaya. Pada saat gambar yang datang dari lensa mengenai sensor maka tiap-tiap piksel tersebut akan menangkap energi cahaya yang datang dan merubahnya menjadi besaran sinyal tegangan. Seberapa sensitif sensor mampu menangkap cahaya inilah yang dinyatakan oleh besaran ISO. Setiap sensor memiliki nilai ISO dasar/ISO normal yaitu nilai sensitivitas terendah dari sensor yang umumnya ekuivalen dengan ISO50 hingga ISO200 (tergantung jenis dan merk kamera). Pada nilai ISO normal ini kepekaan sensor terhadap cahaya berada pada level terendah sehingga dibutuhkan cukup banyak cahaya untuk mendapatkan foto dengan exposure yang tepat. Oleh karena itu umumnya ISO normal hanya dipakai saat pemotretan outdoor di siang hari.
Read More : Nilai ISO mempengaruhi speed

Sudut Pencahayaan Kamera


Cahaya adalah elemen penting untuk menghasilkan karyafoto. Jika cahaya tiada, senifoto tidak dapat dihasilkan.
Cahaya tidak dapat di pisahkan dari warna. Hasilnya dalam cahaya ada warna. Cahaya umpama lagu dan irama (nayan ahmad, 1993 – Teknik Fotogarafi Warna – selepas ini jadi: n.a.1993. TFW)
Dalam cahaya ada warna yang boleh dihasilkan agar karya foto menjadi lebih menarik. Tidak semestinya warna yang pudar akan menghasilkan karyafoto yang tidak bermutu
Cahaya matahari merupakan cahaya yang paling bermutu dan terbaik. Tapi cahaya bantuan seperti cahaya Studio, Flash, Bulan, lilin, lampu rumah dan bandar diperlukan agar karyafoto boleh dihasilkan.
Saya ingin membawa anda mengenali cahaya agar boleh mengasilkan karya foto cara bersopan, dan bermutu. Sebab dalam semua hal, ramai beranggapan, foto mesti tajam, terang, kontras.
Karya yang bagaimana perlukan cahaya terang, suram, kurang. Oleh itu saya mahu menerangkan bagaimana cahaya itu diolah menjadi karya bermutu.
Bagi menghasilkan foto rakaman di majlis-majlis, cahaya yang terang dengan bantuan flash, lampu studio amat diperlukan.Dalam perniagaan, menghasilkan foto di majlis-majlis rasmi atau tidak rasmi, foto yang terang akan menarik perhatian pelanggan.
Read More : Sudut Pencahayaan Kamera

Kamis, 23 Juni 2011

Cara Internetan Gratis


Internet di Indonesia memang tergolong sesuatu yang mahal tentunya semua orang berharap bisa mendapatkan akses internet murah bahkan gratis. Tentunya anda belum percaya kalau anda belum membuktikan sendiri bahwa tips yang kami berikan ini benar-benar internet gratis. Tapi sayangnya tidak semua orang bisa menikmati internet gratis ini karena yang bisa menikmati internet gratis ini adapun syaratnya yaitu :
Read More : Cara Internetan Gratis

cara membuat website

Cara membuat website pada saat ini tidaklah serumit sebagaimana halnya dahulu, jika zaman dahulu hanya segelintir orang saja dan mereka yang ahli dalam berkoding saja yang bisa membuatnya, sekarang orang awampun bisa membuat sendiri dengan mudah dan cepat walau tanpa harus bisa bahasa pemograman.
Bagi sebagian Anda yang mungkin saat ini masih bingung dan kesulitan dalam pembuatan website, tenang saja…, karena sebentar lagi Anda akan tahu caranya.
Read More : cara membuat website

About me

Mengemukakan Fhotografer & Cameraman.
Untuk berbagi demi kualitas & mengikuti Trend.

Bagaimana dengan Anda?

Selamat Datang di Blog Kami.. Semoga Bermanfaat Buat Kita Semua, Thanks...!

  © Blogger templates The Transformers by Blog Tips And Trick 2009